Home

Beranda

Sabtu, 21 Juli 2012

Perlengkapan Standar Dalam Bermain Futsal




Pada dasarnya perlengkapan yang dibutuhkan dalam bermain futsal sama saja dengan perlengkapan untuk bermain sepak bola. Kostum, celana pendek, kaus kaki, dan pelindung tulang kering mutlak dipakai. Akan tetapi peralatan lain tetap diperbolehkan, asalkan tidak membahayakan diri sendiri atau pemain lain. Larangan hanya berlaku bagi penggunaan perhiasan. Dalam pertandingan, FIFA tidak mentoleransi pemakaian berbagai bentuk perhiasan.

KOSTUM
A. Kaus
Untuk bahan kaus, tidak ada aturan spesifik. Asalkan dapat menjadi tanda yang membedakan dengan klub lain, kaus dianggap sah.dianjurkan memakai bahan dari katun agar mudah menyerap keringat.
FIFA membuat aturan khusus bagi penomoran. Kaus mesti diberi nomor dari 1 sampai 15. posisi nomor terletak dibelakang kaus. Warna nomor harus berbeda jelas dengan warna dasar kaus.
Dipertandingan internasional, terdapat peraturan yang lebih mengikat. Kaus harus memuat nomor pada bagian depan dengan ukuran yang lebih kecil dari bagian belakang.



B. Celana Pendek
Pemain diwajibkan memakai celana pendek. Pemilihan bahan celana tidak diberlakukan aturan khusus. Jika memakai bicycle pants, warna diharuskan sama dengan waran celana pendek.
Pengecualian baru diberikan kepada penjaga gawang karena diperbolehkan memakai celana panjang. Warna kostum penjaga gawang harus dibedakan dengan warna kostum pemain lain serta kostum wasit.
C. kaus Kaki
Kaus kaki wajib dipakai oleh pemain futsal dalam sebuah pertandingan karena dapat melindungi kaki dan mempermudah pemakaian pelindung tulang kering. Tidak ada peraturan spesifik mengenai warna dan bahannya.


D. Pelindung Tulang Kering
Pelindung tulang kering berguna untuk melindungi kaki dari benturan keras. Saat memakainya, pelindung tulang kering ditutup oleh kaus kaki. Bahan alat pelindung ini diharapkan terbuat dari karet dan sejenisnya. Bahan lain yang cocok juga diizinkan, asalkan memberikan perlindungan yang sesuai.
 

E. Sepatu Futsal
Sepatu Futsal berbeda dengan sepatu sepak bola lapangan, perbedaannya terletak pada sol bawah sepatu, dimana sepatu futsal tidak menggunakan gigi atau tonjolan melainkan menggunakan bahan karet mentah, ini dikarenakan lapangan yang digunakan dalam bermain futsal adalah rumput sintetis atau bahan sejenis karet. Jika kita bermain menggunakan sepatu sepak bola lapangan dikawatirkan akan merusak rumput sintesisi tersebut.


BOLA
Hampir tidak ada perbedaan antara bola futsal dengan bola di sepak bola kecuali dalam hal ukuran, karena ukuran bola futsal lebih kecil disbanding dengan ukuran bola dalam sepak bola. Berikut berbagai aturan untuk bola futsal.
• Bola diwajibkan berbentuk bulat.
• Terbuat dari bahan kulit atau bahan yang sesuai lainnya. Dalam pertandingan internasional, bola futsal yang terbuat dari kulit laken (felt ball) tidak diperbolehkan.
• Keliling bola tidak boleh kurang dari 62 cm dan tidak boleh lebih dari 64 cm.
• Berat bola futsal tidak kurang dari 400 gram dan tidak lebih dari 440 gram pada permulaan pertandingan.
• Tekanan bola yaitu 0,4 sampai 0,6 atmosfer (atm) atau 400 – 600 g/cm3 pada permukaan laut.
• Saat bola pertama kali dipantulkan oleh wasit dari ketinggian 2 meter, tinggi pantulan tidak boleh kurang dari 50 cm dan tidak boleh lebih dari 65 cm pada pantulan pertama.
• Dalam pertandingan kompetisi FIFA atau dibawah pengawasan konfederasi, bola baru boleh dipakai jika sudah terdapat logo resmi FIFA APPROVED, atau FIFA INSPECTED, dan INTERNATIONAL MATCH BALL STANDAR. Ini berarti bola sudah diuji dan sesuai dengan persyaratan FIFA.
• Asosiasi nasional boleh memaksa menggunakan bola dari salah satu rancangan dalam kompetisinya sendiri.
• Dalam pertandingan dibawah pengawasan FIFA, konfederasi, atau asosiasi nasional, tidak diperbolehkan bentuk iklan komersial apa pun di bola. Hanya plakat kompetisi dan merek dagang pabrik pembuatnya yang boleh dipasang.

Futsal


FUTSAL


Futsal adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua tim, yang masing-masing beranggotakan lima orang. Tujuannya adalah memasukkan bola ke gawang lawan, dengan memanipulasi bola dengan kaki. Selain lima pemain utama, setiap regu juga diizinkan memiliki pemain cadangan. Tidak seperti permainan sepak bola dalam ruangan lainnya, lapangan futsal dibatasi garis, bukan net atau papan.
Futsal turut juga dikenali dengan berbagai nama lain. Istilah "futsal" adalah istilah internasionalnya, berasal dari kata Spanyol atauPortugis, futbol dan sala.

Sejarah Futsal

Futsal dipopulerkan di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutamanya di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini dapat dilihat dalam gaya terkenal dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan, pada lapangan berukuran biasa. Pele, bintang terkenal Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi pusat futsal dunia, permainan ini sekarang dimainkan di bawah perlindungan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Tengah dan Amerika Utara serta Afrika, Asia, dan Oseania.
Pertandingan internasional pertama diadakan pada tahun 1965, Paraguay menjuarai Piala Amerika Selatan pertama. Enam perebutan Piala Amerika Selatan berikutnya diselenggarakan hingga tahun 1979, dan semua gelaran juara disapu habis Brasil. Brasil meneruskan dominasinya dengan meraih Piala Pan Amerika pertama tahun 1980 dan memenangkannya lagi pada perebutan berikutnya tahun pd 1984.
Kejuaraan Dunia Futsal pertama diadakan atas bantuan FIFUSA (sebelum anggota-anggotanya bergabung dengan FIFA pada tahun 1989) di Sao Paulo, Brasil, tahun 1982, berakhir dengan Brasil di posisi pertama. Brasil mengulangi kemenangannya di Kejuaraan Dunia kedua tahun 1985 di Spanyol, tetapi menderita kekalahan dari Paraguay dalam Kejuaraan Dunia ketiga tahun 1988 di Australia.
Pertandingan futsal internasional pertama diadakan di AS pada Desember 1985, di Universitas Negeri Sonoma di Rohnert Park, California. Futsal The Rule of The Game Futsal dipopulerkan di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Keunikan futsal mendapat perhatian di seluruh Amerika Selatan, terutamanya di Brasil. Ketrampilan yang dikembangkan dalam permainan ini dapat dilihat dalam gaya terkenal dunia yang diperlihatkan pemain-pemain Brasil di luar ruangan, pada lapangan berukuran biasa. Pele, bintang terkenal Brasil, contohnya, mengembangkan bakatnya di futsal. Sementara Brasil terus menjadi pusat futsal dunia, permainan ini sekarang dimainkan di bawah perlindungan Fédération Internationale de Football Association di seluruh dunia, dari Eropa hingga Amerika Tengah dan Amerika Utara serta Afrika, Asia, dan Oseania.
Pertandingan internasional pertama diadakan pada tahun 1965, Paraguay menjuarai Piala Amerika Selatan pertama. Enam perebutan Piala Amerika Selatan berikutnya diselenggarakan hingga tahun 1979, dan semua gelaran juara disapu habis Brasil. Brasil meneruskan dominasinya dengan meraih Piala Pan Amerika pertama tahun 1980 dan memenangkannya lagi pada perebutan berikutnya tahun pd 1984.
Kejuaraan Dunia Futsal pertama diadakan atas bantuan FIFUSA (sebelum anggota-anggotanya bergabung dengan FIFA pada tahun 1989) di Sao Paulo, Brasil, tahun 1982, berakhir dengan Brasil di posisi pertama. Brasil mengulangi kemenangannya di Kejuaraan Dunia kedua tahun 1985 di Spanyol, tetapi menderita kekalahan dari Paraguay dalam Kejuaraan Dunia ketiga tahun 1988 di Australia.
Pertandingan futsal internasional pertama diadakan di AS pada Desember 1985, di Universitas Negeri Sonoma di Rohnert Park, California. Futsal The Rule of The Game

Luas lapangan

1.    Ukuran: panjang 25-43 m x lebar 15-25 m
2.    Garis batas: garis selebar 8 cm, yakni garis sentuh di sisi, garis gawang di ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan; 3 m lingkaran tengah; tak ada tembok penghalang atau papan
3.    Daerah penalti: busur berukuran 6 m dari masing-masing tiang gawang
4.    Titik penalti: 6 m dari titik tengah garis gawang
5.    Titik penalti kedua: 10 m dari titik tengah garis gawang
6.    Zona pergantian: daerah 5 m (5 m dari garis tengah lapangan) pada sisi tribun dari pelemparan
7.    Gawang: tinggi 2 m x lebar 3 m
8.    Permukaan daerah pelemparan: halus, rata, dan tak abrasif

Bola

1.    Ukuran: 4
2.    Keliling: 62-64 cm
3.    Berat: 0,4 - 0,44 kg
4.    Lambungan: 55-65 cm pada pantulan pertama
5.    Bahan: kulit atau bahan yang cocok lainnya (yaitu bahan tak berbahaya)

Jumlah pemain (per tim)

1.    Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 5, salah satunya penjaga gawang
2.    Jumlah pemain minimal untuk mengakhiri pertandingan: 2 (tidak termasuk cedera)
3.    Jumlah pemain cadangan maksimal: 7
4.    Jumlah wasit: 2
5.    Jumlah hakim garis: 0
6.    Batas jumlah pergantian pemain: tak terbatas
7.    Metode pergantian: "pergantian melayang" (semua pemain kecuali penjaga gawang boleh memasuki dan meninggalkan lapangan kapan saja; pergantian penjaga gawang hanya dapat dilakukan jika bola tak sedang dimainkan dan dengan persetujuan wasit)
8.    Dan wasit pun tidak boleh menginjak arena lapangan , hanya boleh di luar garis lapangan saja , terkecuali jika ada pelanggaran-pelanggaran yang harus memasuki lapangan

Lama permainan

1.    Lama normal: 2x20 menit
2.    Lama istiharat: 10 menit
3.    Lama perpanjangan waktu: 2x10 menit (bila hasil masih imbang setelah 2x20 menit waktu normal)
4.    Ada adu penalti (maksimal 5 gol) jika jumlah gol kedua tim seri saat perpanjangan waktu selesai
5.    Time-out: 1 per tim per babak; tak ada dalam waktu tambahan
6.    Waktu pergantian babak: maksimal 10 menit

 

FIFAKejuaraan Futsal terkemuka

Piala Dunia Futsal

§  1989 (di Roterdam, Belanda): dimenangkan Brasil
§  1992 (di Hong Kong): dimenangkan Brasil
§  1996 (di Barcelona, Spanyol): dimenangkan Brasil
§  2000 (di Guatemala): dimenangkan Spanyol
§  2004 (di Taiwan): dimenangkan Spanyol.
§  2008 (di Brasil): dimenangkan Brasil.

Piala Dunia Futsal AMF

§  1982 (di Sao Paulo, Brasil): dimenangkan Brasil
§  1985 (di Madrid, Spanyol): dimenangkan Brasil
§  1988 (di Melbourne, Australia): dimenangkan Paraguay
§  1991 (di Milan, Italia): dimenangkan Portugal
§  1994 (di Argentina): dimenangkan Argentina
§  1997 (di Meksiko): dimenangkan Venezuela
§  2000 (di La Paz, Bolivia): dimenangkan Kolombia
§  2003 (di Paraguay): dimenangkan Paraguay.
§  2007 (di Mendoza, Argentina): dimenangkan Paraguay



Dikutip dari Wikipedia.


Dikutip dari Wikipedia.


Dikutip dari Wikipedia.

Tehnik Dasar Futsal ( mengumpan - kontrol bola)


Teknik Dasar Futsal (Mengumpan-Kontrol Bola)


اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ
Sesungguhnya segala puji bagi Allah. Kita memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan-Nya. Dan kita berlindung kepada Allah dari jahatnya nafsu dan jeleknya amalan. Barangsiapa yang diberi hidayah oleh Allah maka tiada yang mampu menyesatkannya dan barangsiapa yang telah disesatkan-Nya maka tiada yang mampu menunjukinya. Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang benar untuk diibadahi selain Allah saja, tiada sekutu bagi-Nya. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad Shallalahu alaihi wa sallam adalah hamba dan utusan-Nya.

Amma ba’du 
kali ini saya akan menyajikan artikel tentang futsal, kali ini saya akan bahas tentang teknik dasar bermain Futsal. Disini kita akan membahas tentang tehnik dasar bermain Futsal Mengumpan dan kontrol bola, yang merupakan dasar dari permainan futsal.
Dan teknik dasar dalam Futsal itu diantaranya:
1. menumpan-Kontrol Bola
Perlu diingat bahwa tehnik dasar sangat menentukan gaya permainan seseorang, dengan menguasai tehnik dasar pemain dapat mendominsasi permainan bahkan memenangkan permainan. Mengumpan-kontrol adalah nyawa dalam futsal.

Teknik Dasar mengumpan-kontrol diantaranya:
a.mengumpan dengan kaki bagian dalam.
Mengumpan ini penting untuk mengumpan ke teman dalam jangkauan yang dekat/tidak terlalu jauh, karena mengumpan dengan kaki dalam akan sangat akurat. Dan dapat diterapkan ketika tempo bermain cepat. Tetapi mengumpan ini tidak cocok untuk mengumpan jauh, karena akan mudah di potong lawan dan kurang keras. Teknik nya sendiri adalah kaki tumpuan(yang tidak digunakan untuk mengumpan) menumpu pada samping bola, ini bertujuan agar bola yang kita mengumpan akan akurat arahnya.

b. Mengumpan dengan kaki bagian luar.
Mengumpan ini penting untuk mengumpan ke teman dalam jangkauan yang jauh, karena dengan mengumpan ini bola akan mengalir cukup kencang dan cukup akurat. Tekniknya adalah tendang bola dengan kaki bagian luar dan perhatikan kecepatan serta akurasinya.

c. Mengumpan dengan cara chipping(melambungkan bola).
Mengumpan ini penting untuk mengumpan ke teman dalam jangkauan yang jauh juga, bedanya dengan mengumpan ini bola di chip keatas, mengumpan ini sangat dibutuhkan ketika lawan bermain cukup rapat dan kita sulit untuk menembus pertahananya. Dibutuhkan latihan teratur karena mengumpan ini cukup susah untuk hal akurasi dan kecepatanya. Tekniknya adalah tempatkan kaki tumpuan disamping bola, kemudian ayunkan kaki, usahakan gunakan ujung kaki, jaga akurasi. Perlu dilakukan berulang-ulang dalam latihan agar dapat menjaga akurasi.

Sementara untuk teknik kontrol sendiri, menurut saya hanya ada 1 teknik yang tepat yaitu kontrol dengan telapak kaki, karena futsal dimainkan dilapangan yang rata(parquit/vinyl) sehingga bola akan mudah dikuasai dengan telapak kaki dan akan lebih aman dari rebutan lawan.

Terimkasih.